Jumat, 21 November 2014

MASALAH PEMBINAAN PERPUSTAKAAN SMK HASANAH

SMK Hasanah adalah salah satu SMK swasta yang ada dikota Pekanbaru yang didirikan pada tahun 1998 dan berlokasi di jalan cempedak no.37 Pekanbaru. SMK Hasanah merupakan sekolah kejuruan yang bergerak di bidang teknologi dan industri yang telah terakreditasi dengan nilai B dan pada saat ini telah berkomitmen untuk meraih sertifikat ISO 9001-2000. Pada SMK Hasanah terdapat 6 jurusan yaitu Mekanik Otomotif, Teknik Elektronika Audio Video, Teknik informatika, Listrik, Gambar Bangunan, Mesin Produksi.
Untuk menunjang kegiatan proses belajar mengajar maka pada tahun yang sama didirikanlah perpustakaan SMK Hasanah dengan menggunakan salah satu ruangan yang berukuran 6X8 m. Pada perpustkaan SMK Hasanah pada saat ini terdapat 1528 exp koleksi buku perpustakaan dan 445 exp koleksi lain berupa proposal, laporan, dan proyek akhir siswa. Walaupun kondisinya masih belum memadai dan banyak kekurangan. Seiring dengan perjalanan waktu, dan bertambahnya usia sekolah, perpustakaan pun mengalami penataan menuju kesempurnaan.
Perpustakaan SMK Hasanah adalah perpustakaan sekolah yang bertugas mengumpulkan, menyimpan, mengatur dan mendayagunakan bahan-bahan pustaka untuk kepentingan SMK Hasanah sehingga dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sehingga pelaksanaan kurikulum tercapai dengan baik. Perpustakaan juga memberikan pelayanan informasi kepada para siswa dalam bidang keilmuan yang berhubungan langsung dengan mata pelajaran yang diajarkan, maka perpustakaan ini termasuk kepada jenis perpustakaan sekolah. Namun tidak menutup kemungkinan terhadap adanya pihak lain yang ingin memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat mencari informasi melalui buku dan fasilits lain yang tersedia.

1.2 Organisasi Mikro
Kepala PerpustakaanKeadaan organisasi intern perpustakaan SMK Hasanah tergambar pada organigram berikut ini:


Untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada para anggota
terutama para siswa dan seluruh pengguna perpustakaan, maka diatur pembagian
tugas setiap fungsional perpustakaan antara lain sebagai berikut :
a. Kepala Perpustakaan
1) Bertanggung jawab kepada kepala sekolah atas kegiatan perpustakaan
2) Mengkoordinasikan seluruh kegiatan perpustakaan
3) Mempertanggungjawabkan kegiatan administrasi perpustakaan
4) Menyusun perencanaan penambahan bahan pustaka
5) Memberdayakan sumber dana
6) Melayani peminjaman buku
b. Petugas Perpustakaan
1) Pengadaan kelengkapan administrasi dan ketatalaksanaan
2) Mengadministrasikan barang-barang inventaris
3). Mengadministrasikan bahan-bahan pustaka
4) Melayani peminjaman buku
5) Mengatur tata letak buku—buku
6) Pembuatan katalog
7) Membuat kartu buku
8) Membuat label buku

1.3 Organisasi Makro
Dalam lingkup yang lebih luas, struktur organisasi perpustakaan di SMK Hasanah Pekanbaru dapat digambarkan pada onigram berikut:
YAYASAN AMIL HASANAH
KOMITE SEKOLAH
KEPALA SEKOLAH
DUNIA INDUSTRI
WAKIL MANAJEMEN MUTU
TATA USAHA
WAKA. KESISWAAN
WAKA. KURIKULUM
WAKA. SARANA
WAKA. HUMAS
KA. PUSTAKA
PETUGAS PUSTAKA
ANGGOTA PUSTAKA
BP/BK
PEMBINA OSIS

1.4 Ketenagaan

Tenaga yang menangai perpustakaan masih mengalami kekurangan, terutama tenaga yang berpendidikan khusus perpustakaan. Untuk menangani keterbatasan tenaga itu, kepala sekolah berusaha memanfaatkan tenaga yang ada dengan dibekali berbagai buku petunjuk pengelolaan perpustakaan dan buku-buku referensi mengenai kepustakaan serta berusaha mengikutsertakan petugas perpustakaan dalam berbagai pelatihan dan kursus.
Secara ideal, tenaga perpustakaan hendaknya merupakan petugas yang berpendidikan khsusus. Namun sebelum mencapai kondisi ideal tersebut, pihak sekolah tetap berupaya memanfaatkan tenaga yang ada agar pelayanan kepada siswa bisa terlaksana. Pada kondisi saat ini, tenaga perpustakaan SMK Hasanah Pekanbaru terdiri dari seorang kepala perpustakaan yang dipegang oleh seorang guru dan petugas harian juga dipegang oleh guru yang memiliki jam mengajar terbatas . Keadaan tugas rangkap ini merupakan salah satu hambatan dalam pengembangan perpustakaan sekolah yang layak.

1.5 Pendanaan

Dalam bidang pendanaan, pihak sekolah selalu berupaya memenuhi pendanaan khusus untuk mengembangkan perpustakaan, karena kondisi keuangan yang belum memungkinkan. Dana perpustakaan yang berjalan smentara ini berasal dari sumbangan wajib para siswa kelas XII yang dipungut setiap tahun bersamaan dengan masa berakhirnya masa belajar siswa pada tingkat SMK dan juga dari hasil denda terhadap keterlambatan pengembalian buku oleh siswa. Dari dana ini dialokasikan untuk penyediaan sarana dan penambahan koleksi bahan pustaka.
Penambahan koleksi buku diperoleh juga dari hasil sumbangan para siswa yang lulus dengan membuat surat keterangan bebas administrasi perpustakaan ,dan juga sumbangan dari para guru yang dengan sukarela menyumbangkan buku koleksi pribadinya untuk dimanfaatkan di perpustakaan sekolah.

1.6 Perlengkapan dan Peralatan

Perlengkapan administrasi yang dimiliki perpustakaan SMK Hasanah sudah cukup memadai. Pada saat ini administrasi perpustakaan yang ada antara lain:
1) Buku induk koleksi perpustakaan
2) Buku pengunjung perpustakaan
3) Buku kas perpustakaan
4) Buku tamu
5) Kartu anggota perpustakaan
6) Kartu Peminjaman buku
7) Blanko - blanko yang berkenaan dengan kepustakaan
Penataan terhadap buku perpustakaan yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1). Labelisasi buku
2) Penyediaan kartu buku
3) Katalog buku yang masih terbatas.
Peralatan yang tersedia untuk memberikan pelayanan kepada para pengunjung
terdiri dari:
1) Meja baca (lesehan)
2) Rak buku
3) Media audio video berupa televisi 29 inchi beserta DVD player dan antena parabola.
4) Satu unit komputer

1.7 Kegiatan Teknis
Dalam teknis pemberian pelayanan kepada siswa, diatur sesuai dengan ketersediaan waktu petugas. Hal ini dilakukan mengingat semua petugas perpustakaan merupakan tenaga rangkap, yang juga bertugas sebagai tenaga pengajar. Pelayanan diberikan kepada siswa yang ingin memperdalam materi pelajarannya melalui perpustakaan pada waktu jam istirahat, dan juga pada saat-saat jam pelajaran kosong. Karena koleksi buku perpustakaan masih sangat tebatas, maka lama peminjaman hanya dibatasi selama satu minggu dan dapat diperpanjang satu minggu berikutnya. Khusus untuk guru dan karyawan dapat meminjam buku selama dua kali semester. Jika ada keterlambatan maka anggota akan dikenai denda . Denda ini merupakan salah satu sumber dana bagi perpustakaan.


-----tulisan ini sudah lama saya tulis,sewaktu masih menjadi pembina pustaka,,,,,tapi baru di publikasikan sekarang :) -----

Simple Past Tense

  The Past Simple Tense is used to refer to actions that were completed in a time period before the present time Using the Simple Past T...