Rabu, 14 Juli 2021

Soal Ulangan Narrative text, Memo, Menu, Sign, and Schedule

 Questions number (1–3) about Narrative Text


1. Who is Prabu and why Prabu decided went to the jungle?

2. What happen when prabu was gave his Daughter a necklace?

3. Give your opinion about the moral value of the story?


Questions number 4 and 5 about Memo

4. Why did J. Reinhart write the memo?

5. How many things that you can do to increase the employees?


Question number 6 about Menu


6. Mention the appetizer that have the same price and what kind of soup that has the most expensive price?
      

Questions number 7 and 8 about Sign

What does the signs mean below?

Questions number 9 and 10 about Train Schedule


9. A young man want to go to Cremberg with one-way on the first-class the train leaves at 9:20 what time will the man arrive at the destination and how much he will pay?

10.How long does the train leaving at 9:13 to get to Westberg and how much the passengers will pay if they take one-way on the first-class?




Jumat, 02 Juli 2021

Contoh Soal Asesmen Literasi Membaca Tingkat SMA

 

Bacalah teks sastra berikut ini

Kompetensi yang diukur: Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

Mengapa penulis menganggap bahwa lilin kecil itu sangat berarti?

A             Sinar lilin itu tidak banyak

B             Lilin itu membawa harapan

C             Kehadiran lilin itu dapat meruntuhkan cemara

D             Langkah lilin itu laksana embusan angin

E              Lilin itu dapat menerangi dalam kegelapan

Kompetensi yang diukur: Menyusun inferensi (kesimpulan) dan prediksi berdasarkan unsur-unsur pendukung (grafik, gambar, tabel, dll) disertai bukti-bukti yang mendukung di dalam teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

Kesimpulan apakah yang dapat kalian ambil dari puisi tersebut?

Jawaban: Tokoh aku dalam puisi tersebut merindukan kehadiran seseorang

Kompetensi yang diukur: Menjustifikasi pendapat orang lain berdasarkan isi teks sastra atau teks informasi sesuai jenjangnya.

Setelah membaca puisi ini, Emir merasa bahwa puisi ini cocok dengan suasana hatinya karena baru saja ia kehilangan kucing kesayangannya. Setujukah kamu dengan pendapat Emir tersebut? Jelaskan jawabanmu.

Jawaban: Setuju. Karena puisi tersebut bercerita tentang kehilangan. Situasi tersebut sesuai dengan kondisi Emir.

sumber; guru belajar seri akm


Kamis, 24 Juni 2021

7 perbedaan Asesmen Nasional dan Ujian Nasional

Jika dulu disetiap akhir pembelajaran maka setiap siswa akan megikuti Ujian Nasional maka pada 2 tahun belakangan Ujian Nasional sudah tidak diadakan lagi. Ujian Nasional diganti dengan Asesmen Nasional. Apakah perberdaan antara Ujian Nasional dan Asesmen Nasional. Berikut penjelasan singkatnya yang di dapat dari kegiatan Guru Belajar seri AKM.

Menurut Wikipedia, Ujian Nasional biasa disingkat UN/UNAS adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia,  berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Sedangkan Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Nah, apakah perbedaan  UN dan AN itu? Berikut penjelasannya:


1.    Tujuan Asesmen Nasional dan Ujian Nasional tidak sama. Asesmen Nasional memiliki tujuan untuk mengevaluasi mutu sistem pendidikan di Indonesia, sedangkan Ujian Nasional adalah untuk mengevaluasi capaian hasil belajar siswa secara individu.

2.  AN untuk semua jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, dan pendidikan menengah atas. Ini termasuk MI, MTS dan MAN, serta program kesetaraan. Sedangkan UN berlaku dari jenjang pendidikan menengah pertama dan atas saja.

3.   Asesmen Nasional  diselenggarakan di tengah jenjang pendidikan, yaitu pada kelas 5, 8, 11. Hal ini dilakukan untuk mendorong guru dan sekolah melakukan tindak lanjut perbaikan mutu pembelajaran setelah mendapatkan hasil laporan AN. Jadi bukan sekedar untuk mengetahui capaian hasil belajar siswa sebagai salah satu syarat kelulusan. Sedangkan Ujian Nasional dilaksanakan pada akhir jenjang pendidikan.

4.   Pada pelaksanaannya, Asesmen Nasional menggunakan metode survei. Metode survei dilakukan dengan mengambil sampel siswa diambil secara acak dari setiap sekolah. Berbeda dengan Ujian Nasional yang menggunakan metode sensus dimana semua siswa di seluruh Indonesia wajib mengikutinya.

5.    Model soal asesmen yang diberikan dalam AN lebih bervariasi bukan sekedar pilihan ganda dan uraian singkat sebagaimana yang diberikan dalam UN.

6.  Ujian Nasional berbasis mata pelajaran yang memotret hasil belajar murid pada mata pelajaran tertentu.  Berbeda dengan Asesmen Nasional, salah satu komponen hasil belajar murid yang diukur adalah literasi membaca dan numerasi. Asesmen ini disebut sebagai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) karena mengukur kompetensi mendasar atau minimum yang diperlukan individu untuk dapat hidup secara produktif di masyarakat. Sementara Ujian Nasional berbasis mata pelajaran yang memotret hasil belajar murid pada mata pelajaran tertentu..

7.   Metode penilaian AN dan UN pun berbeda meskipun keduanya berbasis komputer. AN menggunakan metode penilaian Computerized Multistage Adaptive Testing (MSAT). MSAT ialah metode penilaian yang mengadopsi tes adaptif, dimana setiap siswa dapat melakukan tes sesuai level kompetensinya.

Nah, itulah 7 perbedaan Asesmen Nasional dan Ujian Nasional. Ternyata sangat jauh berbeda. Perbedaannya terdapat pada tujuan, waktu pelaksanaan, metode pelaksanaan, model soal yang diujikan, dan materi yang diujikan.


Selasa, 22 Juni 2021

WHY ENGLISH IS MATTER FOR ME


We all know that there are millions of English speakers across the globe. But what makes English matter for me. I will describe it shortly.

First, English is an important language for all kinds of professional and personal goals. English can help us pursue and obtain more career opportunities. These days, many companies need employees who can communicate with partners and clients all over the world. Very often, that means finding employees who speak English. If you learn English well enough to pass tests like the TOEFL (Test of English as a Foreign Language) or TOEIC  you can study or work across the globe.

The second, English is the most used language online, with almost of users typing and chatting in the language. If you can understand and read English, you’ll be able to access and enjoy many more resources online. we can read online news articles. we can leave comments on an English video. You can understand Tweets from English-speaking celebrities. You can participate in a discussion on a forum.

The third, English will open a whole world of entertainment for us. we won’t need to rely on translations, we can enjoy the authentic originals. Understanding English means we’ll get to enjoy Hollywood movie. We can also watch the various video on the youtube with original english language. It’s really fun.

Minggu, 20 Juni 2021

Soal Ulangan Expressing Opinion dan Telephone Message

 Waktu itu ulangannnya digabung 2 kompetensi sekaligus, maka beginilah soal ulangan expressing opinion dan telephone message untuk kelas XI tingkat SMK. Ada materi reported speech juga sedikit. mungkin soalnya bisa dicontek lagi untuk tahun ajaran berikutnya☺


Indra     : Don’t you think those cookies are nice?

Rina       : Yes, but …..

A.            I am sorry to hear that

B.            What a surprise!

C.            How awful it is

D.            Don’t you think they are too sweet?

E.            You have my agreement

 

Sugeng          : Why are you so sad? Wasn’t you successful?

 Raharja        : ….

A.            I’m happy for you

B.            Thank God

C.            No, thanks

D.            What a confidence

E.            It’s difficult to appreciate it

 

3.   Dona               : ………..

      Febi                 : I think it’s great

A.            Have you read this book?

B.            What do you think of this book?

C.            What is it?

D.            Do you know this?

E.            How do you do?


Sari                  : ……

Wirda    : I love it

A.            How do you like this place?

B.            What does it mean?

C.            Do you want to join us?

D.            Isn’t the idea worse than before?

E.            I love you


Andy      : What do you think about the restaurant?

Budy      : The price is too expensive

From the dialogue above we can conclude that ….

A.            Budy is expressing pleasure

B.            Andy is expressing pleasure

C.            Budy is expressing displeasure

D.            Andy is expressing displeasure

E.            Budy is asking Andy’s opinion

 

Wulan            : What do you think about the fairy?

Deni               : I think she deserves to return to heaven

We can conclude that Mita is …

A.            Asking for information from Bayu

B.            Asking Bayu’s opinion

C.            Giving her opinion to Bayu

D.            Agreeing with Bayu’s opinion

E.            Disagreeing with Bayu’s opinion

 

 Audi     : I like to stay in villages. The air is fresh.

Anidya  : me, too

We can conclude that Melly is expressing ….

A.            Apology

B.            Sympathy

C.            Love

D.            Opinion

E.            Agreement

 

Hardi       : Do you think we should advertise it?

Lia           : Personally. I think that’s a good idea.

The underlined words express….

A.            Apology

B.            An opinion

C.            Offer help

D.            Accept help

E.            Agreement

 

       : Why don’t you write about the matter?

        :To be honest. I don’t think they will read my letter.

The underlined words express…

A.            Opinion

B.            Uncertainty

C.            Agreement

D.            Pride

E.            Apology

 

 Porter           : ….

Nadia             : No, thanks, I can bring it myself

A.            Can you help me to carry it?

B.            May I help you with your baggage, miss?

C.            Would you mind helping me, miss?

D.            Here, help me and I’ll carry it

E.            I can’t bring it myself, please help

 

 Leon              : What do you think of this T-shirt?

Toni                : I think it’s great!

 From the dialogue we know that Leo is …

A.            Expressing opinion

B.            Agreeing to Mac’s opinion

C.            Asking for opinion

D.            Asking the price

E.            Giving opinion

 

Gina : What’s your opinion about the novel?

 Mila  : I like it. It is fascinating

 From the dialogue we conclude that …            

A.            Gina is giving her opinion

B.            Mila doesn’t like the novel

C.            Gina is asking Mila’s opinion

D.            They don’t read the novel

E.            Mila disagrees with Gina’s opinion

 

Rocco          : ……..?

Rizza          : I think it is a big and attractive match.

A.            What about the food

B.            What do you think of this match

C.            How do you feel about the election

D.            How about watching movie

E.            Don’t you think I look good

 

 Adi                  : What your opinion on capital punishment is?

 Mira                : …. I oppose it, for any reasons

A.            I hope

B.            Would you mind it

C.            Let me just say that

D.            I think it’s well grounded

E.            What have you done

 

Sumantri  : Good morning.This is Aryo calling.May I talk to Mr.Agus,please?

Receptionist  : ............... I'll try to put you through to Mr.Agus at his office.

A.            It's all right

B.            Hold the line,please

C.            Who's speaking,please!

D.            Sorry to keep you waiting

E.            Nice to meet you too

 

Operator   : Subsription Division,Tempo Magazine.Can I help you?

Caller       :Yes,I'd like to subscribe to Tempo.

Operator  : Yes,ma'am............................

Caller      :This usan Olivia

A.            Can I talk to Susan Olivia

B.            Shall I call You with your last name?

C.            May I know who's calling ,please?

D.            Can you tell me her name,please?

E.            Can I have you telephone number?

 

Caller         : Hello....................................?

Mila            : I'm sorry,he is out .Could you call back at four?

 Caller        : All right.Thank you

A.            Could you speak to Mr.Aziz,please?

B.            Can I take a message from you

C.            Could I speak to Mr.Aziz,please?

D.            Would you like to call him again

E.            How are you?

 

Doni              : Hello ........................................?

Iwan              : Yes,speaking

 Doni            : I need some information about the product you launched yesterday

A.            Could you tell me about your product ,please

B.            Who's speaking

C.            Could I speak to Mr.Iwan,please

D.            Could you put me through to Doni

E.            Can I borrow you money?

 

 Sandi             : Good morning.This is Sandi.May I talk to Mr.Zaenal,please?

 Receptionist  : ...................I'll try to put you through to Mr.Sandi at his office.

A.            A.Hold the line,please

B.            B.Sorry to keep you waiting

C.            C.Who's speaking,please

D.            D.Yes,I'm speaking

E.            Can I help you?

 

 Taufiq           : Happy Travel,taufiq speaking

Olga                : Hello,Mr.taufiq.This is Olga..................

Taufiq            : Oh,yes,Miss Olga.I hope you and your family will have a   wonderful time.

Olga                : Thank you.We are very excited.

A.            I am sad to tell you the truth

B.            I liked to talk about the ticket service

C.            I am disappointed with the service last night

D.            I am calling to confirm my trip to Disneyland

E.            Can I speak to Mr. Robert?

 

Andre  : I need to book a room for this weekend.May I know the rate?

Banu    : ........... And which room would you like to have, single or double?

Andre   : Sure.My name is Andrea Thomas and I'd like single room,please.

A.            Will you put me through Mr.Brown?

B.            Can I talk to the manager?

C.            May I leave a message?

D.            May I know who's speaking?

E.            May I help you?

 

Receptionist     : Good morning.What can I do for you,sir?

Guest             : I'd like to talk to the Personnel Manager,please.

 Receptionist : ....................?

Guest             : Yes.My name is Hendarto.

A.            May I have your name

B.            Could you call him later

C.            Have you met him before

D.            Have you made an appointment

E.            May I have your phone number?

 

Choose the best reported speech answer of the option a, b, c, or d.

James asked me, “Did you and Andi go to a market yesterday?”

       

A.            James asked me if I and Andi had gone to a market the day before

B.            James asked me if I and Andi has gone to a market the day before

C.            James asked me if I and Andi went to a market the day before

D.            James asked me if I and Andi goest to market yesterday

E.            James asked me if you and Andi go to a market yesterday

 

Indah asked, “What is your dream in the future?”

A.            Indah wanted to know what is your dream in the future

B.            Indah wanted to know what is my dream in the future

C.            Indah wanted to know what my dream in the future is

D.            Indah wanted to know what my dream in the future was

E.            Indah want to know what my dream was in the future

 

My mother told me, “Don’t open the window now!”

A.            My mother told me not to open the window at that time

B.            My mother told me don’t open the window at that time

C.            My mother told me didn’t open the window at that time

D.            My mother told me not to open the window now

E.            My mother told me not to open the window yesterday.

 


Jumat, 18 Juni 2021

Catatan Pengawas Ujian





Mengawas ujian adalah salah satu kegiatan rutin yang harus dilakukan oleh seorang guru atau tenaga pendidik. Pada kegiatan ini, guru atau tenaga pendidik sering kali dilanda rasa bosan karena harus menunggu dan mengawasi siswa atau peserta didik selama beberapa jam. Nah, untuk mengatasi kejenuhan ini, guru atau tenaga pendidik bisa melakukan beberapa kegiatan.  

Pertama, bapak/ibu guru bisa memperhatikan gerak-gerik siswa atau peserta didik dengan seksama dan menganalisa serta memprediksi tingkat kecerdasan siswa atau peserta didik terhadap mata pelajaran yang sedang diujikan. Kegiatan ini cukup lucu dan menyenangkan karena mungkin akan ada beberapa siswa atau peserta didik yang berusaha melakukan kecurangan atau mencontek. Nah, saat mereka ketahuan melakukan kegiatan curang tersebut, disitulah moment lucunya. Yang ketahuan mencontek mungkin akan berusaha menutupinya dengan berpura-pura bego, atau bisa jadi pura-pura berfikir, bahkan bisa jadi tersenyum manis kepada bapak/ibu pengawas. Tuh, lucukan pilihan ekspresi mereka. Coba deh bapak/ibu pengawas mengamati mereka.

Kedua, coba bapak/ibu guru menganalisis atau lebih sederhananya meramal kepribadian siswa atau peserta didik dari tanda tangan  mereka yang biasanya ada pada absen ujian siswa. Seperti kita ketahui bersama, setiap tanda tangan memiliki makna . Pada tanda tangan tergambar kepribadian mereka. Tapi sebelum itu, bapak/ibu pengawas harus mengetahui ilmu tentang membaca tanda tangan. 

Ketiga, coba menyelesaikan soal-soal yang sedang diujikan. Jika ada sisa soal, maka pengawas bisa membaca, bahkan memcari jawaban soal-soal yang diujikan. Aktifitas ini agak berat sih, namun dari pada bosan, tidak ada salahnya mencoba cara yang satu ini. Kegiatan ini bisa menambah wawasan kita sebagai guru

Yang keempat, menulis. Ya, benar, menulis adalah cara yang apa paling produktif untuk mengusir kebosanan saat mengawas  ujian. seperti tulisan ini yang dihasilkan saat merasa jenuh ketika mengawasi ujian. Bpk/ibu bisa menulis apa saja yang terlintas saat mengawas ujian. nah, cara ini bisa banget dicoba.

Dan yang terakhir yaitu memainkan gadget yang dibawa atau dimiliki. Namun, cara ini biasanya sangat dilarang saat mengawas ujian. Namun, jika dibolehkan maka cara ini adalah cara yang paling ampuh untuk mengusir rasa bosan karena banyak informasi dan hiburan bisa bapak/ibu dapatkan dari alat yang satu ini. namun demikian cara ini tidak dianjurkan, bahkan kalo  bisa jangan dilakukan saat mengawasi ujian.

Sabtu, 12 Juni 2021

MEKANISME LAYANAN PDBK DI SEKOLAH INKLUSIF

 

Layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dapat dilakukan dengan mengimplementasikan sistem pendidikan inklusif. Saat ini Pemerintah telah mengakomodasi penyelenggaraan pendidikan inklusif dengan menerbitkan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa, khususnya terdapat pada Pasal 6 ayat 1 sampai dengan 3, yaitu:

  1. Pemerintah kabupaten/kota menjamin terselenggaranya pendidikan inklusif sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
  2. Pemerintah kabupaten/kota menjamin tersedianya sumber daya pendidikan inklusif pada satuan pendidikan yang ditunjuk.
  3. Pemerintah dan pemerintah provinsi membantu tersedianya sumber daya pendidikan inklusif.

Peraturan di atas menunjukkan bahwa seluruh pemerintah daerah harus menjamin terselenggaranya pendidikan inklusif di daerahnya masing-masing. Minimal terdapat satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dalam satu kota. Hal ini perlu untuk memastikan bahwa semua warga negara berhak untuk mendapatkan layanan pendidikan.

A. Penerimaan PDBK

Penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus seyogyanya melibatkan berbagai unit terkait, antara lain orang tua peserta didik, sekolah, rumah sakit atau puskesmas, dan dinas pendidikan setempat. Pada beberapa sekolah peserta didik berkebutuhan khusus tidak dapat diterima di sekolah jika tidak membawa surat keterangan hasil asesmen dari rumah sakit dan atau keterangan dari psikolog.

Namun demikian, pada umumnya sekolah sering mengabaikan persyaratan di atas. Sehingga menimbulkan kesulitan bagi guru dalam melayani pesrta didik yang bersangkutan. Untuk kondisi di daerah tertentu surat keterangan dari rumah sakit atau dari psikolog menjadi sangat sulit ketika pemahaman tentang mekanisme layanan tidak sepenuhnya dipahami, terlebih-lebih ketersediaan sumber daya dan aksesibilitas sangat terbatas. Secara grafis mekanisme penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif disajikan dalam skema berikut.

Mekanisme penerimaan digambarkan dalam skema-skema berikut:



Untuk keperluan administrasi dan pembinaan, serta kelancaran dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif, sekolah perlu mengikuti prosedur sebagai berikut.

  1. Sekolah yang akan menerima anak berkebutuhan khusus mengajukan proposal penyelenggaraan pendidikan inklusif (surat pemberitahuan tentang kesiapan menyelenggarakan pendidikan inklusif) kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Sedangkan sekolah yang telah memiliki peserta didik berkebutuhan khusus melaporkan penyelenggaraan pendidikan inklusif kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
  2. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menindaklanjuti proposal (surat pemberitahuan) / laporan dari sekolah yang bersangkutan kepada Dinas Pendidikan Provinsi.
  3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi melakukan visitasi ke sekolah yang bersangkutan.
  4. Dinas Pendidikan Provinsi menetapkan sekolah yang bersangkutan sebagai penyelenggara pendidikan inklusif dengan menerbitkan surat

penetapannya, dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.

B. Identifikasi, Asesmen, dan Intervensi

a. Identifikasi

Identifikasi adalah suatu proses yang dilakukan secara sistematis untuk menemukenali sesuatu benda atau seseorang dengan menggunakan instrumen terstandar. Dalam konteks pendidikan khusus identifikasi merupakan proses menemukenali peserta didik sebelum yang bersangkutan mengikuti pembelajaran.

Proses identifikasi peserta didik meliputi pengenalan kemampuan (awal), kelemahan atau hambatan, dan kebutuhan untuk mengikuti pembelajaran selanjutnya. Proses belajar yang diberikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus adalah proses untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki peserta didik yang bersangkutan dengan meminimalkan hambatan yang dimilikinya.

Tujuan identifikasi adalah untuk menghimpun informasi apakah seorang anak mengalami kelainan/penyimpangan (fisik, intelektual, sosial, emosional, dan lain sebagainya. Hasil identifikasi akan menjadi dasar dalam proses pembelajaran bagi peserta didik yang bersangkutan. Identifikasi peserta didik dilakukan untuk lima hal, yaitu penjaringan (screening), pengalihtanganan (referal), klasifikasi, perencanaan pembelajaran, dan pemantauan kemajuan belajar.

Alat (instrumen) identifikasi anak berkebutuhan khusus (AIABK)disusun untuk mengetahui kondisi dan asal usul peserta didik. Alat ini terdiri atas 4 (empat) format. Masing masing format berisi tentang data dan informasi peserta didik yang diidentifikasi.

Format 1 dan format 2 merupakan format yang berisi data pendukung AIABK, format 3 merupakan alat identidikasi yang digunakan, dan format 4 adalah rekap hasil identifikasi.

b. Asesmen

Asesmen adalah upaya untuk mengetahui kemampuan-kemampuan yang dimiliki, hambatan/kesulitan yang dialami, mengetahui latar belakang mengapa hambatan/kesulitan itu muncul dan untuk mengetahui bantuan apa yang dibutuhkan oleh yang bersangkutan. Berdasarkan data hasil asesmen tersebut dapat dibuat program pembelajaran yang tepat bagi anak itu.

Asesmen dalam pendidikan khusus dapat dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu: 1) asesmen berazaskan kurikulum (asesmen akademik), dan 2) asesmen berazaskan perkembangan (asesmen nonakademik), dan 3) asesmen kekhususan. Teknik pelaksanaan asesmen meliputi tes, wawancara, observasi, dan analisis pekerjaan anak. Dalam suatu proses asesmen, biasanya semua teknik itu dapat digunakan untuk melengkapi data yang dibutuhkan, tidak hanya berpatok pada satu teknik saja. Ketika ditemukan peserta didik yang memiliki perbedaan dengan peserta didik pada umumnya, baik dalam bidang akademis maupun non akademis sebaiknya stokeholder melakukan hal-hal sebagai berikut:

Peran guru

  • Melakukan pendekatan persuasif terhadap peserta didik
  • Berdiskusi dengan teman sejawat dan kepala sekolah
  • Mengkonfirmasikan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan peserta didik dengan orang tua ketika di rumah.

Peran Orang tua

  •       Berkoordinasi dengan Rumah Sakit (Poli Tumbuh Kembang Anak)
  •       Berkonsultasi dengan Dokter anak dan atau Psikolog
  •       Berkoordinasi dengan Sekolah Khusus (Sekolah Luar Biasa) terdekat   

Peran Kepala sekolah

  • Berkoordinasi dengan Sekolah Khusus (Sekolah Luar Biasa) terdekat
  • Melapor kepada Dinas pendidikan setempat
  • Sekolah membuat proposal penyelenggaraan pendidikan inklusi
  • Proposal diajukan kepada Dinas Pendidikan Propinsi setelah memperoleh rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
Peran Dinas Pendidikan

  • Tim verifikasi Dinas Pendidikan Propinsi mengkaji propsal (surat) yang telah diajukan oleh pihak sekolah.
  • Tim verifikasi Propinsi terdiri dari unsur, Dinas Pendidikan Propinsi, Perguruan tinggi, Organisasi profesi.
  • Tim verifikasi mengadakan studi kelayakan kepada sekolah yang telah mengadakan permohonan,
  • Dinas Pendidikan Propinsi menerbitkan surat penetapan penyelenggaraan pendidikan inklusi, bagi sekolah yang dinyatakan memenuhi persyaratan yang telah ditatapkan oleh tim verifikasi.

c. Intervensi

Layanan intervensi dimaksudkan untuk menangani hambatan belajar dan hambatan perkembangan, agar mereka dapat berkembang secara optimal. oleh karena itu target layanan intervensi adalah perkembangan optimal yang harus dicapai oleh seorang anak yang mengalami hambatan perkembangan dan hambatan belajar, sebagai akibat ketunaan.Intervensi dilakukan setelah dilakukan adanya hasil asemen diketahui.

C. Penempatan dan Tindak Lanjut

Pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas inklusif secara umum sama dengan kegiatan proses belajar mengajar pada kelas reguler. Namun pada kelas inklusif selain terdapat peserta didik reguler terdapat pula Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Di samping menerapkan prinsip-prinsip umum dalam mengelola proses belajar mengajar maka guru harus memperhatikan prinsip-prinsip khusus yang sesuai dengan kebutuhan PDBK. Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar hendaknya disesuaikan dengan model penempatan PDBK yang dipilih berdasarkan hasil asesmen. Penempatan kegiatan belajar dalam kelas bersama-sama perserta didik lainya adalah cara yang sangat inklusif; nondiskriminasi dan fleksibel; sehingga guru harus membuat rancangan kegiatan pembelajaran dengan mempertimbangkan modifikasi dan adaptasi yang dibutuhkan.

sumber : modul Guru Belajar Seri Pendidikan Inklusif

Simple Past Tense

  The Past Simple Tense is used to refer to actions that were completed in a time period before the present time Using the Simple Past T...